Jumat, 10 November 2017

KETERLAMBATAN PROYEK


Pengendalian

Tujuan pengawasan dan pengendalian adalah memantau, menganalisa, mengadakan koreksi dan membimbing agar apa yang telah ditetapkan terlaksana sesuai dengan perencanaan.

Walaupun sasaran telah ditetapkan, organisasi dan kepimpinan dapat memberikan motivasi bekerja yang tinggi namun tanpa pengawasan dan pengendalian maka tidak mungkin proyek terlaksana dengan baik.

Pelaksanaan proyek berlangsung cepat, sehingga bila tidak dilakukan pengawasan dan pengendalian yang baik akan mengakibatkan terjadinya penyimpangan yang sulit untuk diperbaiki.

Penyimpangan

Penyimpangan adalah perbedaan antara perencanaan dengan pelaksanaan. Untuk mengindentifikasi penyimpangan perlu menganalisa data-data pelaporan pelaksana kegiatan pada waktu tertentu dan membandingkannya dengan yang telah direncanakan.
Perbedaan pada jadwal berarti penyimpangan terhadap waktu, perbedaan terhadap biaya berarti penyimpangan terhadap anggaran.
Macam penyimpangan yang ditemui dalam pelaksanaan proyek adalah :
•   waktu mulai terhadap jadwal ;
•   waktu selesai terhadap jadwal ;
•   biaya sumberdaya terhadap anggaran ;
•   biaya tak terduga terhadap anggaran ;



Prinsip dasar

Untuk dapat mengevaluasi suatu kondisi, yang perlu dilakukan adalah membuat perbandingan, perbandingan antara rencana dengan pelaksanaannya.
Jika terjadi selisih antara rencana dengan pelaksanaan, maka selisih itu adalah penyimpangannya, besar kecil, positif negatif penyimpangan adalah menjadi indikator hasil sebuah perencanaan (kesalahan perencanaan) ataupun pelaksanaan (kurang/baiknya pelaksanaan).


Penyimpangan = Perencanaan – pelaksanaan

PENYIMPANGAN :

= nol (0),

berarti pelaksanaan baik (sesuai dengan rencana

≥ nol (0),

berarti berarti pelaksanaan sangat baik, (mungkin perencanaannya yang salah J)

≤ nol (0),

berarti berarti pelaksanaan kurang baik, perlu dilakukan evaluasi. Semakin menjauh dari nilai nol (0) maka kinerja pelaksanaan semakin kurang baik.

Penyebab Keterlambatan

Keterlambatan penyelesaian proyek sering menjadi masalah, penyebab keterlambatan umumnya dibebankan kepada kontraktor. Keterlambatan yang sering terjadi pada kontraktor adalah karena produktifitasnya yang tidak sesuai dengan target yang diharapkan, namun keterlambatan proyek bukan saja disebabkan karena produktifitas akan tetapi ada juga yang bersifat manajemen seperti :

Keterlambatan akibat manajemen dimaksud pada tulisan ini adalah yang disebabkan oleh pihak konsultan ataupun pemilik. Keterlambatan itu bisa berupa :
1.    Keterlambatan pembayaran
2.    Lambatnya keputusan menentukan gambar atau spesifikasi.
3.    Adanya penambahan pekerjaan
4.    Perubahan/koreksi dalam perencanaan dan spesifikasi

Keterlambatan produktifitas saat pelaksanaan oleh kontraktor. Keterlambatan itu bisa berupa :
1.    Kesalahan pengelolaan material
2.    Perubahan metode
3.    Kekurangan tenaga kerja
4.    Memperbaiki kerusakan suatu pekerjaan
5.    Produktifitas yang tidak optimal
6.    Dan lain sebagainya 

Salam
Syafriandi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penentuan Waktu Sumberdaya

Ms Project Ala Syafriandi : Penentuan Waktu Kegiatan dan J umlah Sumber Daya   Rumus dasar untuk mencari du...